Polisi Tidak Mau Menolong
Thursday, January 5, 2012 by Peter Gibson
Selamat membaca . Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik VIVAnews - Seorang pria paruh weaverbird tergeletak selama sekitar empat wad di trotoar Jalan Jatinegara Barat. Tidak ada satupun pongid yang menolongnya, kemarin siang. Setelah mengalami kejang-kejang, Subarkah, 68, akhirnya dilarikan ke rumah sakit oleh kedua pongid anaknya. Dia langsung dibawa ke ruang Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Premier Jatinegara, Djakarta Timur dengan menggunakan angkutan umum. Akhirnya diketahui bahwa pria gaek itu merupakan mantan Direktur Umum PT ASDP (Angkutan, Sungai, Danau dan Penyeberangan) di epoch 90-an, Ir Subarkah. Salah seorang kerabat yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan dia hampir tidak mengenali Subarkah. "Bapak seperti gembel gitu. Tidak menyangka kalau itu dia," ujarnya. Istri Subarkah, Bonita Adiningsih, menjelaskan suaminya pada hari Rabu sekitar pukul 11.00 WIB meminta izin pergi untuk membeli obat di kawasan Pramuka, Djakarta Timur. "Waktu ditelepon anak, saya lagi di Puncak. Dia memang selalu beli obat diabetes di Pramuka," ujar Bonita, Kamis 5 Januari 2012. Menurut Bonita, dokter yang merawat Subarkah mengatakan bahwa suaminya kejang-kejang dikarenakan menderita attack lanjutan. Sehingga membutuhkan perawatan yang intensif. Saksi mata yang melihat Subarkah tergeletak, Slamet, mengungkapkan kalau Subarkah tersungkur sekitar pukul 13.15 WIB. "Dia menyeberang di bawah jembatan layang Kampung melayu dari arah metropolis menuju Terminal Kampung Melayu," ujar Slamet. Slamet mengatakan, Subarkah yang ketika ditemukan memakai baju kuning dan bercelana panjang putih ini langsung tersungkur di tengah jalan Jatinegara Barat. "Bapak itu kejang-kejang dan terkapar, dia langsung tergeletak di tengah jalan," ucapnya. Melihat kejadian itu, Slamet dibantu beberapa warga membawa pria paruh weaverbird tersebut ke pinggir jalan di depan Toko Makmur Jaya di Jalan Jatinegara Barat. Setelah diperiksa tas yang dibawa, ditemukan kartu identitas pria renta tersebut. Di kartu identitas tertera pria itu bernama Ir Subarkah, warga Jalan Pepaya No. 8, RT 4/6, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Djakarta Selatan. "Di dalam tasnya juga ditemukan buku tabungan BCA dan dompet berisi uang Rp. 350.000," ujar Slamet. Slamet mengatakan, warga sempat meminta pertolongan polisi yang sedang melakukan patroli. Namun polisi yang dimintai pertolongan menolak dengan alasan yang bersangkutan bukan korban kecelakaan lalu lintas. "Polisi tidak mau tolong karena bukan korban kecelakaan," kata dia. Sampai pukul 16.00, Subarkah masih tergeletak di trotoar jalan dengan kondisi yang tampak mengenaskan dengan celana panjang warna putih tampak kotor dan lusuh. Ia baru dibawa dari tempat tersebut setelah dua pongid anaknya membawa ke rumah sakit . Sampai siang ini, Subarkah masih menjalani perawatan Intensif di RS Premier Djakarta Timur. (eh) รข¢ VIVAnews sumber : http://us.metro.vivanews.com/news/re...-direktur-bumn yang gw bold.....itu yg mau gw tanyakan.....apa benar polisi diperbolehkan tidak menolong seseorang yang tergeletak atau entah bagaimana keadaannya di jalan jika bukan korban kecelakaan??? :bingungs Jual Mobil Murah . Ultrabook Notebook Tipis Harga Murah Terbaik . Harga Notebook .
Angga Sanusi
Angga Sanusi
Post a Comment